Rabu, 19 September 2007

Puisi


BUKAN BERARTI

Kau cabik-cabik hatiku
Kau ludahi cinta yang kuberi sepenuh hati
Berpaling dari semua janji yang kau buat sendiri
Andai aku tau akan begini jadinya
Aku pasti sudah menendangmu begitu kau dekati

Aku diam, kau sakiti aku
Bukan berarti aku tak berdaya, sayang
Aku menangis kau tinggalkan aku
Bukan berarti aku mengharap kau kembali
Sayang, aku hanya menahan diriku agar tak membunuhmu

Kau tersenyum manis menatapku
Merasa menang bisa campakkan aku
Aku memang tak mampu berbuat apa-apa
Tapi aku percaya kalau suatu hari nanti
Kau pasti menangisi kepergianku

Tidak ada komentar: